Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Februari 2014

Surat Cintaku untuk Ibu


Ibuku sayang, apa kabar???
Semoga Allah selalu melindungi ibu di mana pun ibu berada. Aamiin.
Bu, maafkan aku. Tahun ini pun aku tidak bisa berada di samping ibu saat ibu ulang tahun dan saat hari ibu ini.
Ini bukan inginku, bu. Ini juga bukan mauku. Namun aku juga tak bisa menyalahkan keadaan yang harus memisahkan kita sampai sejauh ini. Biarlah, ini adalah takdir-Nya yang terbaik untuk kita. :)
Tahukah ibu, aku merindukan setiap helaan nafasmu. Merindukan setiap senyuman yang terkembang di bibirmu. Serta merindukan setiap suara merdumu yang selama lima belas tahun ini tak pernah bisa ku jumpai setiap hari.
Liburan panjang adalah saat yang paling aku tunggu. Karena di saat itulah keinginan untuk menemui ibu semakin terpenuhi. Keinginan untuk bermanja-manja dan mencurahkan kasih sayang dengan ibu.
Betapa bahagianya aku membayangkan pertemuan itu. Namun, seperti telah ditakdirkan pula, di setiap perjumpaan pasti ada perpisahan dan hatiku pasti akan hancur kembali. :(
Memang takdir ini seakan-akan telah mempermainkan kita, membuat hati kita menjadi galau seketika. Tak apa, bu. Sungguh tak apa.
Yang terpenting, aku hanya ingin ibu tahu, bahwa aku mencintai dan menyayangi ibu sepanjang masa baik ibu jauh maupun dekat denganku.
I love you, mom…… :*

Your daughter

Sistriana Octavivi





Jumat, 26 April 2013

The Power of Number


Misalkan ada tanggal lahir:
25 - 07 - 1966
Cara menghitungnya:










Dari permisalan di atas, diperoleh angka 9, lalu lihat pada keterangan.
Keterangan:
1                         = berjiwa pemimpin, berkualitas, suka sepi, ego tinggi, bisa memotivasi oranglain, memimpin di balik layar
2                         = berjiwa vokal (kritis), romantis, tak tentu arah, agak tertutup, cepat bosan
3                         = agresif, kurang sabar, spiritual
4                         = cerdas, perancang yang baik, suka melayani, mudah bergaul, banyak teman, perhatian
5                         = usahawan
6                         = familiar, luwes, dermawan, baik hati
7                         = sosial tinggi (suka membantu orang)
8                         = mudah stres (bingung), pemikir, mudah tersinggung, emosian
9                         = sukses, berkemauan keras

Rabu, 17 April 2013

Senyum

Ketika dunia tidak mengizinkanmu untuk sedikit merasa lega, maka bersabarlah.
Tuhan akan menggantikan dengan yang lebih baik lagi.
:)

Jumat, 05 April 2013

Surat untuk Yusufku

Lima tahun silam, aku bertemu denganmu, dan perasaan ini masih sama sampai saat ini. Aku masih tergila-gila padamu, aku masih sangat menyukaimu, aku masih sangat ingin mendampingimu, apapun yang akan terjadi. Aku sendiri bingung. Mengapa aku merasa seperti ini.
Aku merasa kita sudah ditakdirkan untuk bertemu di musholla. Pertama kali aku melihatmu, memang tak ada getaran-getaran yang membuatku tercengang. Namun, semakin hari, aku baru merasakan keindahan itu.
Aku menyayangimu, yusuf.
Semoga Allah memberi kita jalan terang atas hubungan kita ini.
Aamiin.
:)

Kamis, 28 Maret 2013

Jangan jadikan masa lalu sebagai alasan keterpurukanmu.

"Masa lalu yang suram." Begitu kata orang menilai saya.
Setiap orang yang bertemu dengan saya pasti mempergunjingkan saya. Saya tidak tahu apa yang seharusnya saya lakukan. Saya bingung. Saya mendatangi ustadz di masjid dekat rumah. Saya malah diceramahi, dibilang salah. Saya makin terpuruk. Semua karena masa lalu saya yang kelam.
Ustadz bilang, saya harus berubah dan lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Sedangkan saya sendiri bingung, saya harus merubah yang mananya? Bagaimana caranya?
Saya takut Tuhan tak menerima taubat dari saya.
Pada akhirnya saya bertemu dengan seorang konselor muda. Dengan sabar, beliau mendengarkan setiap kata yang keluar dari mulut saya. Dia tidak menayakan masalah saya secara langsung, tapi entah mengapa saya ingin sekali bercerita panjang-lebar dengannya. Sosoknya begitu membuat saya percaya.
Konselor itu hanya berkata: "Setiap orang memiliki masa lalu, entah itu masa lalu yang buruk atau masa lalu yang baik. Jangan jadikan semua itu sebagai pembunuh cita-cita masa kecilmu. Berubahlah, sedikit demi sedikit. Ubahlah mind-setmu tentang masa depan atas kesalahanmu di masa lalu.  Kamu tahu apa yang terbaik untukmu."
Mendapat motivasi seperti itu, saya langsung tergerak untuk berubah. Mulai saat itu juga, saya berusaha menjadi seseorang yang "benar" menurut saya dan orang-orang di sekitar saya.
Terimakasih, Tuhan, terimakasih atas konselor muda yang kau kirimkan untuk menjadi temanku. . .

Senin, 25 Maret 2013

Motivasi 1

Di dunia ini tidak ada orang yang sempurna. Semua manusia tumbuh dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tuhan yang telah menciptakan setiap individu dengan seadil-adilnya. Lalu mengapa manusia lebih menyombongkan dirinya??
Sombong. Inilah sifat setan. Betapa tidak. Manusia yang menyombongkan dirinya telah menanggalkan semua akal sehatnya. Naudzubillahimindzalik. . . . .
Mari membunuh sifat sombong dalam pribadi kita.
:)

Kamis, 14 Februari 2013

Aku kehilanganmu


Tersenyumlah saat kau mengingatku. Karena saat itulah kau sangat merindukanku. Dan menangislah saat kau merindukanku. Karena saat itu kau tak ada disampingku. Tetapi pejamkanlah mata indahmu. Karena di saat itu kamu akan merasa aku berada di dekatku. Aku telah berada di relung hatimu untuk selamanya.
Tak ada yang tersisa lagi untukku, selain kenangan yang indah bersamamu, mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta, mata indah yang dulunya milikku, kini semuanya telah jauh meninggalkanku. Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu, hati cinta, dan rinduku adalah milikmu.
Cintamu takkan pernah membebaskanku. Bagaimana mungkin aku aku terbang mencari cinta yang lain, sedangkan sayap-sayapku patah karenamu. Cintamu akan tetap tinggal bersamaku. Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain  cintamu. Karena mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku. Bagaikan puzzle yang hilang salah satu bagaiannya. Selain dirimu, tidak ada yang bisa menggantikan mu di dalam hatiku, yang terasa hanya kesunyaan, kesendirian, dan kesedihan dalam diriku.
Kini aku telah kehilangamu. . . . .

Jumat, 21 September 2012

Alim Tapi Pencuri

Dikeluarkan oleh Imam Ahmad di dalam Musnadnya, serta Abu Daud dan al-Baihaqi dengan sanad yang sahih dari Abu Hurairah, beliau berkata: Rasulullah SAW telah bersabda, “Siapa yang datang ke muka pintu Sultan (pemerintah), maka dia akan ditimpa ujian. Tidaklah siapa yang menambah dekatnya dia kepada Sultan (pemerintah) melainkan akan ditambahkan jarak jauhnya dia dari Allah SWT.” Juga dikeluarkan oleh Ibn Majah daripada Abu Hurairah, beliau berkata, Rasulullah SAW telah bersabda, “Sesungguhnya Qurra’ (ahli al-Quran) yang paling dimurkai oleh Allah ialah mereka yang menziarahi pemerintah.” Seterusnya dikeluarkan oleh al-Dailami di dalam Musnad al-Firdaus dari Abu Hurairah beliau berkata, Rasulullah SAW telah bersabda, “Apabila kamu melihat seorang alim banyak bercampur gaul dengan Sultan (pemerintah), maka ketahuilah bahwa si alim itu sebenarnya adalah seorang pencuri.” Juga dikeluarkan oleh al-Dailami daripada Umar al-Khattab, beliau berkata, Rasulullah SAW telah bersabda, “Sesungguhnya Allah suka kepada pemerintah apabila mereka ini banyak bercampur gaul dengan Ulama’, tetapi Allah mengutuk Ulama’ apabila mereka itu bercampur gaul dengan pemerintah, karena sesungguhnya apabila Ulama’ itu bercampur gaul dengan pemerintah, merek menginginkan dunia. Manakala pemerintah apabila bercampur gaul dengan Ulama’, mereka menginginkan Akhirat.” Dikutip dari: Mutiara Volume 60

Rabu, 18 Juli 2012

Terbanyak belum Tentu Benar

Fir’aun mengaku dia lebih benar daripada Nabi Musa dan Nabi Harun karena dia dapat mengarahkan negeri Mesir sedangkan Nabi Musa bercakap pun gagap dan hanya memiliki sebatang tongkat. Abu Lahab dan Abu Jahal juga pernah berkata bahwa dia lebih benar karena dia lebih banyak harta daripada Nabi Muhammad. Hindun isteri Abu Sufyan (sebelum masuk Islam) juga pernah berkata bahwa dia juga benar karena satu hari Kaumnya (Quraish) menang atas nabi Muhammad dan sahabatnya karena kaumnya mencapai kemenangan dalam peperangan Uhud. Benarkah ukuran kebenaran bahwa yang banyak itu benar, yang sedikit itu salah; yang kaya itu benar, yang miskin itu salah; yang menang itu benar manakala yang kalah itu salah? Bagi sebagian masyarakat hari ini, itulah ukuran benar dan salah. Yang mayoritas senantiasa dilihat benar; yang sedikit seringkali dan acapkali bahkan berkali-kali dianggap salah. Inilah yang sedang ditunjuk-tunjukkan oleh sesiapa saja yang menang dan yang banyak. Apakah pada pandangan Allah SWT juga sama dengan pandangan manusia? “Kebenaran itu dari Rabbmu, janganlah kamu menjadi orang yang ragu.” (Q.S. Al-Baqarah: 147) Allah SWT menerangkan hanya yang datang dari Allah SWT saja yang diakui sebagai benar dan tidak salah. Baik ianya banyak atau sedikit, menang atau kalah, berkuasa atau tidak berkuasa, kaya atau miskin bukan ukuran perbedaan bagi benar dan salah, bahkan kebenaran itu dilihat sejauhmana beramal dengan kitab Allah SWT maupun sunnah Rasulullah SAW. Kedua-duanya datang dari Allah SWT. Siapa yang menepati ajaran Allah dialah benar. Dialah yang sebenar-benarnya mendapat keberuntungan di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW mengajarkan: “Al Qur’an itu menjadi hujjah kepada engkau (bahwa engkau benar) ataupun menjadi hujjah ke atas engkau (bahwa engkau salah). Setiap manusia iu berpagi-pagi maka dia akan menjual dirinya apakah dia beruntung ataupun dia rugi.” (H.R. Muslim) Kita umat nabi Muhammad SAW mari bermuhasabah diri dan menilai kembali akan pendirian kita tentang benar dan salah karena neraca timbangan Allah itu telah tersedia. Mari menggunakannya. Kembali kepada kitab Allah dan hadits Rasul-Nya. Berhenti dari menggunakan akal pikiran semata-mata dalam menilai sesuatu baik ianya benar maupun ianya salah. Bumi Indonesia milik Allah. Menumpang di bumi Allah, semestinya tahu diri. Menegakkan dan menjalankan hukum aturan-Nya. Bukan bikin sendiri. >>Mutiara Volume 60<<